Metode Penelitian Eksperimen
Metode
eksperimen merupakan bagian dari metode kuantitatif, dan memiliki ciri khas
tersendiri terutama dengan adanya kelompok kontrol. Dalam bidang sains,
penelitian-penelitian dapat menggunakan desain eksperimen karena
variabel-variabel dapat dipilih dan variabel-variabel lain yang dapat
mempengaruhi proses eksperimen itu dapat dikontrol secara ketat. Sehingga dalam
metode ini, peneliti memanipulasi paling sedikit satu variabel, mengontrol
variabel lain yang relevan, dan mengobservasi pengaruhnya terhadap variabel
terikat. Manipulasi variabel bebas inilah yang merupakan salah satu
karakteristik yang membedakan penelitian eksperimental dari
penelitian-penelitian lain.
Wiersma
(1991) dalam Emzir (2009) mendefinisikan eksperimen sebagai suatu situasi
penelitian yang sekurang-kurangnya satu variabel bebas, yang disebut sebagai
variabel eksperimental, sengaja dimanipulasi oleh peneliti.
Arikunto
(2006) mendefinisikan eksperimen adalah suatu cara untuk mencari hubungan sebab
akibat (hubungan kausal) antara dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh
peneliti dengan mengeliminasi atau mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor
lain yang mengganggu.
Penelitian
eksperimen dilakukan di laboratorium sedangkan penelitian
naturalistik/kualitaitf dilakukan pada kondisi yang ilmiah. Dengan demikian
metode penelitian eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang
digunakan mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi
yang terkendalikan.

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home